Latest Post

Ahok: Kalau Sesuai Perda, Alexis Tak Bisa Ditutup
 (Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kanan) berjabat tangan dengan calon Gubernur DKI Anies Baswedan (kiri) sebelum melakukan pertemuan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (20/4). Anies Baswedan yang unggul dalam hitung cepat pada Pemilihan Gubernur DKI 2017 putaran kedua mendatangi Balai Kota menemui Ahok untuk membahas rekonsiliasi antarpendukung agar tetap menjaga persatuan serta membahas program kerja. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha )

  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menegaskan, Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinannya memiliki aturan jelas dalam menutup tempat hiburan.Togel Online

 Ahok mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan menutup tempat usaha jika ditemukan dua kali kasus narkoba di tempat yang sama.Slot Game

 "Saya selalu katakan kan kalau enggak ada bukti (temuan narkoba), bagi saya (tempat hiburan) enggak bisa tutup," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/4/2017).
Inilah Hotel Alexis di Jalan RE Martadinata No 1, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (24/2/2016). Nama hotel ini ramai diperbincangkan setelah kawasan Kalijodo ditertibkan. (Warta Kota/alex suban)
 Pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan- Sandiaga Uno menegaskan akan menutup Hotel Alexis di Jakarta Utara terkait praktik prostitusi.Agen Bola

 Penutupan hotel tersebut akan dilakukan setelah mereka resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, pada Oktober mendatang.

 Namun Anies menyebutkan bahwa penutupan Alexis akan dilaksanakan mengacu peraturan daerah (perda).Casino Online

 "Kalau Pak Sandi dan Pak Anies mau tutup (menutup Alexis), ya tunggu dia saja. Makanya kalau sesuai perda, ya enggak bisa tutup (Alexis)," kata Ahok. Poker Domino99

Dan banyak masyarakat tidak akan percaya Alexis bisa di tutup ...
Salam sejatera



 Sebuah karangan bunga bertuliskan "Pak Ahok We Love You" terpampang di samping pendopo Balai Kota Jakarta pada Jumat (21/4/2017) pagi. Karangan bunga ini sebagai dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta itu, usai sidang tuntutan dugaan penistaan agama dan Pilkada DKI 2017.

 Tak hanya itu, dukungan juga diberikan oleh ratusan warga yang menunggu Ahok di pendopo Balai Kota Jakarta. Seperti biasa, sejak pagi tadi, pendopo kembali riuh dengan ratusan warga yang ingin mengadu atau sekadar berswafoto dengan Basuki Tjahaja Purnama.Togel Online

  Bedanya, ratusan warga ini membawa mawar untuk diberikan ke Ahok. Florence, warga Kebon Jeruk, mengaku sengaja membawa puluhan mawar untuk dibagikan di pendopo Balai Kota Jakarta.

"Saya sengaja bawa mawar dalam rangka Hari Kartini dan kasih semangat ke Pak Ahok," ujar Florence di Balai Kota Jakarta, Jumat. Agen Bola

"Saya sengaja bawa mawar dalam rangka Hari Kartini dan kasih semangat ke Pak Ahok," ujar Florence di Balai Kota Jakarta, Jumat.



  Saat Ahok tiba, warga yang sudah menanti langsung mengerumuni. Warga tidak hanya berfoto, beberapa memberikan bunga dengan mata berkaca-kaca. Poker Domino99 Online



"Terus berjuang Pak Ahok," ucap salah satu warga.

"Iya terima kasih," jawab Ahok. Casino Online



Terdakwa kasus dugaan penistaan agama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dituntut 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun. Hal ini disebutkan jaksa penuntut umum, Ali Mukartono, dalam sidang pembacaan tuntutan.  Togel Online

"Dengan ini kami meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana kepada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yaitu 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun," ujar Ali di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Ali Mukartono menyebutkan Ahok terbukti bersalah dan terjerat pidana Pasal alternatif 156 tentang Penodaan Agama. Agen Bola

Sebelumnya, Ahok didakwa Pasal 156a KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. Sedangkan, dakwaan alternatif kedua mencatut Pasal 156 KUHP dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara. Casino Online

Dakwaan terhadap Ahok ini bermula dari adanya laporan tindak penistaan agama yang dilakukan Ahok dalam pernyataannya di tempat pelelangan ikan di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, pada Selasa, 27 September 2016. Poker Domino99

"Kan bisa saja dalam hati kecil Bapak Ibu, enggak pilih saya karena dibohongi (orang) pakai Surat Al Maidah 51 macam-macam itu. Itu hak Bapak Ibu. Kalau Bapak Ibu merasa enggak bisa pilih karena takut masuk neraka, dibodohin, begitu, oh enggak apa-apa, karena ini panggilan pribadi Bapak Ibu," kata Ali meniru perkataan Ahok di Kepulauan Seribu kala itu. Slot Game

Manajer Google Vanessa Diperkosa Lalu Dibunuh, Mengejutkan, Ini Dia Pelakunya


Masih banyak yang terpukul dan sedih atas kasus yang menimpa Vanessa Marcotte.

Wanita cantik dan baik serta santun itu sudah lama bekerja sebagai manajer akuntansi Google.
                TOGEL ONLINE
Dia bekerja di perusahaan search engine nomor satu dunia itu di Massachusetts, Amerika Serikat.

Namun, nasib nahas menimpanya pada 7 Agustus 2016 lalu, saat dia berlibur di Worcester County.



Hanya beberapa saat sebelum kembali ke Massachusetts, ia jogging. Petaka menimpa, dia diperkosa dan dibunuh.

Wanita 27 tahun itu ditemukan di semak-semak sebuah taman dalam keadaan telanjang dan sudah tak bernyawa. AGEN BOLA

Pelakunya langsung kabur dan polisi sempat kesulitan mencari jejaknya.

Namun, setelah 8 bulan berlalu, polisi akhirnya bisa menangkap orang yang kuat dicurigai sebagai pelakunya.

Dia adalah Angel Colon-Ortiz.


Di semak-semak ini polisi menemukan jenazah Vanessa Marcotte sudah dalam keadaan telanjang. ()

Polisi hanya memiliki bukti bahwa Vanessa sempat mencakar pelaku pemerkosa dan pembunuhnya.

Dari kukunya, polisi menyimpan darah dan kulit pelaku yang dicakar Vanessa.

Setelah dianalisis DNA-nya, akhirnya polisi tahu siapa pemilik darah dan kulit di kuku Vanessa itu.

Tepat pada hari Paskah, Jumat (14/4/2017), polisi menangkap sang pelaku. CASINO ONLINE

Colon-Ortiz berumur 31 tahun tak memberi perlawanan berarti saat ditangkap polisi.

Pengacara wilayah Worcester County, Joseph Early Jr kepada wartawan mengatakan, "Kami menangkapnya. Ini perjuangan yang panjang."

Colon-Ortiz ditangkap berdasarkan indikasi lemah.

Namun, setelah penangkapan itu polisi bisa menganalisis DNA dia.

Dan, ternyata cocok dengan DNA pada darah dan kulit hasil cakaran Vanessa.

"Kami sangat yakin telah menangkap pembunuh Vanessa," tegas Early kepada Fox News.

Menurut polisi, Vanessa dibunuh antara pukul 13.00 sampai 15.00 waktu setempat pada 7 Agustus 2016.

Padahal, saat itu dia akan segera terbang ke Massachusetts untuk kembali bekerja.

Dalam pernyataannya, Google mengatakan, "Vanessa Marcotte adalah anggota tim Google yang sangat dicintai teman-temannya. Dia sempat bertugas di New York selama 1,5 tahun. Dia terkenal dengan senyuman manis, semangat, mencintai olahraga, dan pernah menjadi sukarelawan kegiatan olahraga di Boston."SLOT GAME

BREAKING NEWS: Pengedar Ekstasi Antarnegara Ditembak Mati BNN, Satu Kapal Tongkang Diamankan

Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara menangkap enam pengedar ekstasi antarnegara. TOGEL ONLINE

Dari enam tersangka, satu diantaranya bernama Rafib Affandi Ginting (30) warga Tanjung Morawa, Deliserdang, Sumatera Utara ditembak mati.

Kepala BNNP Sumut, Brigjend Andi Loedianto mengatakan para tersangka ditangkap pada Minggu (16/4/2017) kemarin. AGEN BOLA

Awalnya, petugas menangkap Rafib dan Akbar Yudistira (19) warga Tanjung Balai di Jl Besar Sei Kepayang, Asahan.

"Mereka kami tangkap setelah satu bulan penyelidikan. Satu orang terpaksa kami tindak tegas karena melawan,", Senin (17/4/2017).  POKER DOMINO99

Dari penangkapan pertama, petugas BNNP kembali menangkap empat orang lainnya. Yakni Selviana Sembiring (19), Syamsul Bahri (45), Abdul Rasyid Sinaga (60), dan Joniwan Sianipar (40).

Diketahui, keempatnya merupakan warga Tanjung Balai yang berperan sebagai nahkoda dan anak buah kapal.

"Untuk saat ini, para tersangka masih dalam pemeriksaan. Kasusnya sendiri masih dalam pengembangan," ungkap Andi. CASINO ONLINE

Adapun barang bukti yang disita yakni 20 ribu butir ekstasi, uang tunai Rp7 juta dan sepeda motor. Turut diamankan kapal tongkang yang digunakan untuk membawa ekstasi asal Malaysia.(*) SLOT GAME





Inilah kronologi penangkapan terhadap Andi Matalata alias Andi Lala orang paling dicari terkait pembunuhan satu keluarga Almarhum Riyanto di Mabar, Medan Deli, Medan.

Kejadian tragis nan menghebohkan publik yang terjadi pada Minggu (9/4/2017) pekan lalu.

Andi Lala bermain 'kucing-kucingan' dengan polisi .

Setelah sepekan, polisi akhirnya menangkap usai mengendus keberadaan sang dalang pembunuhan mengerikan ini. TOGEL ONLINE





Ia pun dihadiahi timah panas alias ditembak

Penangkapan Andi Matalata alias Andi Lala di Jalan Lintas Rengat/Tembilahan, Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempes, Kabupaten Indra Giri Hilir dipimpin oleh Kasubdit III/Jatantas Polda Sumut, AKBP Faisal Napitupulu.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting menjelaskan penangkapan terhadap Andi Lala dilakukan oleh tim gabungan Polda Sumut, Polda Riau dan Polres Inhu.

Penyelidikan dilakukan mulai Jumat (14/4/2017) kemarin pukul 21.00 WIB untuk mengetahui pasti keberadaan tersangka. AGEN BOLA

"Pukul 01.12 WIB dinihari tim memastikan keberadaan tersangka, namun situasi medan tidak memungkinkan dikarenakan ada pesta di dekat rumah persembunyian tersangka," jelas Rina, Sabtu (15/4/2017).

Pukul 04.00 WIB tim gabungan kembali mendatangi rumah yang dicurigai didalamnya terdapat Andi Lala dan langsung melakukan penggeledahan.

"Ternyata benar di dalam rumah itu didapati tersangka, saat ditangkap sempat melakukan perlawanan dan penyerangan terhadap petugas," ungkap Rina.

Rina menyebutkan saat ini Andi Lala sedang menjalani pemeriksaan oleh tim gabungan. Selanjutnya, tersangka akan di bawa ke Polda Sumut.

"Diperiksa untuk mengetahui motifnya sehingga kasus ini menjadi terang," sebutnya.

Perburuan Andi Lala cukup menyita perhatian publik, pasalnya orang ini cukup licin hingga bisa mengelabui pihak kepolisian hingga akhirnya ditangkap.

Motif pembunuhan Riyanto dan keluarganya oleh Andi Lala, Roni dan Andi Syahputra masih didalami.

Namun latar belakang perebutan harta hasil penjualan harta warisan tanah Rp 500 juta yang disimpan korban menjadi dugaan kuat kenapa Andi Lala tega membunuh mertua, dua anak dan istri Riyanto yang masih dalam kerabatnya sendiri. Poker Domino99

Dari informasi diperoleh Tribun-Medan.com, tersangka ini melawan saat ditangkap. Dikabarkan, Andi Lala dihadiahi timah panas petugas gabungan. Petugas kepolisian mengiring seorang tersangka bernama Roni (21) yang berhasil ditangkap terkait kasus pembunuhan sekeluarga saat tiba di Mapolda Sumatera Utara, Medan, Rabu (12/4/2017). Roni yang merupakan komplotan Andi Lala itu diduga berperan sebagai eksekutor anak korban saat pembunuhan sekeluarga di Mabar.

Menurut informasi, petugas melakukan pengintaian sejak pukul 21.00 WIB, Jumat (14/4/2017).

Namun, karena di dekat lokasi penangkapan ada pesta, petugas menunda penangkapan hingga pukul 04.00 WIB.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum), Kombes Pol Nur Fallah membenarkan penangkapan itu oleh tim gabungan yang telah dibentuk sebelumnya.  CASINO ONLINE

"Iya benar telah ditangkap tim kita tadi pagi di Indra Giri Hilir, Riau," kata Nur Fallah. Kerabat dan tetangga korban pembunuhan satu keluarga memakamkan jenazah di Tempat Pemakaman Umum, Jalan Kayu Putih Medan, Sumatera Utara. Lima korban tewas akibat pembunuhan itu merupakan satu keluarga yang ditemukan terbunuh di kediaman mereka di Kelurahan Mabar, dan satu balita kritis yang masih dalam perawatan intensif.

Namun, ia belum dapat memastikan kapan buronan otak pelaku pembunuhan sadis sekeluarga di Jalan Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli akan tiba di Markas Polda Sumut.
"Kalau itu belum tahu, karena tim masih akan melakukan pengembangan di sana, nanti perkembangannya saya kabari," ujarnya.

Andi Lala merupakan otak sekaligus pelaku pembunuhan dan perampokan yang menewaskan Riyanto (40 tahun), istri Riyanto, Sri Ariyani (38), dua anak mereka, Syifa Fadillah Hinaya atau Naya (13) dan Gilang Laksono (8), serta ibu mertua Riyanto, Sumarni (60).

Lima jenazah korban sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Muslim di Jalan Kawat VII, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Senin lalu. SLOT GAME

Hanya Kinara (4), anak bungsu Riyanto-Sri, yang selamat pada peristiwa tersebut.

Sementara itu keluarga korban Wagiman (66) yang merupakan orangtua almarhum Riyanto (40) mengaku lega setelah mendapat kabar Andi Mattalata alias Andi Lala (35), otak pelaku pembunuhan anaknya ditangkap.

Saat ditemui Tribun, Wagiman yang duduk tak jauh dari lokasi pembunuhan mengapungkan sejumlah harapan.

"Ya, kalau ditanya, saya tentu ingin memuku si Andi itu. Kelewatan sekali dia. Anak-anak juga dibunuh," kata Wagiman di Jl Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Sabtu (15/4/2017).

Bapak beranak tiga ini mengatakan, ia ingin memukul kedua tulang kering kaki Andi Lala. Tujuannya, agar Andi Lala merasakan sakitnya bagaimana disiksa.

"Mau saya hantam saja rasanya. Tapi gimana, sudah ditangani polisi. Mungkin, kalau ketemu sama masyarakat, sudah mati dia itu," kesal Wagiman yang duduk di dampingi sejumlah tetangga.






Maskapai Berbikini Masuk RI, Kemenhub: Harus Sesuai Regulasi Dulu
Direktorat Jenderal Perhubungan (Ditjenhub) Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan maskapai VietJet harus mengurus regulasi penerbangan di Indonesia lebih dulu. Sementara persoalan bikini bukan prioritas Kemenhub.

"Jadi harus mengurus izin penerbangan, operasional dan rutenya lebih dahulu sesuai regulasi yang berlaku di Indonesia. Masalah bikini masih jauh," kata Kabag Kerjasama dan Humas Ditjenhub Udara Kemenhub di Nusa Dua, Bali, Kamis (6/4/2017).Agen Bola

Menurut Agus, VietJet harus mengikut aturan penerbangan di Indonesia seperti perusahaan penerbangan lainnya. Tak ada regulasi perhubungan udara yang mengatur kru sebuah maskapai dalam persoalan busana.

"Intinya, regulasi itu dulu yang harus dipenuhi. Soal itu (bikini) kan tergantung maskapainya," ujar Agus.Togel Online

Sebelumnya, Konjen RI di Ho Chi Minh menyatakan VietJet akan melakukan uji coba rute Ho Chi Minh-Jakarta pada pertengahan tahun ini.

"Mereka ingin menuju obyek wisata di Indonesia dengan penerbangan langsung. Sampai saat ini belum ada yang melayani penerbangan dari Vietnam langsung ke lokasi wisata," kata Konjen RI bernama Jean Anes itu dalam akun Instagram resmi Kementerian Pariwisata RI.Poker Domino99 Online Terpercaya

 Nama VietJet melambung setelah pramugarinya pernah memakai bikini di dalam kabin melayani penumpang. Tentunya tidak semua rute dilayani oleh pramugari berbikini, karena itu hanya untuk acara tertentu saja.Judi Casino Online

Meski demikian, sampai sekarang julukan yang melekat di VietJet adalah 'Maskapai Berbikini' di dunia penerbangan.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.